Wabah Pertusis Terus Makan Korban Balita Papua

In Harmony Vaksin Bekasi

Rimanews – Kejadian Luar Biasa (KLB) penyakit pertusis di Mbua, Kabupaten Nduga, terus memakan korban para balita dan anak-anak di wilayah itu.

Staf Dinas Kesehatan Kabupaten Nduga Ahmad kepada Antara di Wamena, Senin (11/01/2016), mengatakan hingga kini korban meninggal akibat terserang penyakit pertusis di tiga distrik (kecamatan) di wilayah Mbua, Kabupaten Nduga sudah 55 orang.

Lima balita diketahui meninggal pada periode 24 Desember 2015 hingga awal Januari 2016.

“Terakhir ada lima balita yang meninggal. Beberapa hari lalu ada satu bayi meninggal yang dibakar oleh keluarganya. Kematian balita di Mbua masih terus berlanjut hingga sekarang,” tutur Ahmad.

Menurut dia, keterbatasan tenaga kesehatan dan fasilitas pendukung menjadi kendala utama penanganan KLB penyakit pertusis di Mbua, Kabupaten Nduga.

“Di Puskesmas Mbua hanya ada satu perawat dan dua bidan eks misi. Kondisi geografis di sana juga sangat sulit. Kami dari Dinkes Nduga turun membantu Puskesmas Mbua untuk menangani masalah ini,” ujarnya.

Ahmad mengatakan tiga…

View original post 184 more words

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s