Suhu Tinggi dan Kelembaban Rendah Picu Mata Kering

REPUBLIKA.CO.ID – Jamaah lanjut usia (lansia), khususnya di atas 40 tahun, umumnya sering mengeluh mata terasa gatal, mata mengganjal atau mata sepet. Kondisi ini disebut mata kering atau dry eye.

Spesialis mata Divisi Glaukoma Departemen Ilmu Kesehatan Mata Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia (FKUI), Virna Dwi Oktariana, mengatakan mata kering adalah gangguan yang terjadi pada lapisan tear film mata. Apabila lapisan ini mengalami perubahan, akan memicu suatu keadaan yang biasa disebut mata kering, atau ocular surface disease (OSD).

Mata kering bisa disebabkan berbagai hal. Antara lain hormon, proses degenerasi atau penuaan fungsi organ tubuh manusia dan penyakit kekebalan tubuh. Kondisi ini akan diperberat apabila lingkungan tidak kondusif, yaitu dalam suhu yang ekstrim, terlalu panas atau terlalu dingin, seperti suhu udara di Arab Saudi yang mencapai 40 derajat celsius tertinggi dan di bawah sepuluh derajat Celsius terendah.

Sementara kondisi kelembaban yang rendah juga memicu penguapan lebih besar. Arab Saudi termasuk negara yang memiliki kelembaban rendah sebesar 13-14 persen. Penguapan yang tinggi akan menyebabkan lapisan air pada tear film mata, yang disebut akuos, menguap. Dan apabila lapisan lipid (lemak) yang melindunginya sudah tidak ada, si penderita akan merasa matanya kering, gatal, mengganjal terkadang disertai dengan mata merah (iritasi).

Virna mengatakan jika jamaah mulai mengalami gejala mata kering, pengobatannya tidak terlalu sulit. Yaitu dengan memberikan air mata buatan. Air mata buatan memiliki sumber yang beragam dan bisa didapatkan di apotek.

Apabila memungkinkan, orang yang akan berangkat haji disarankan mencari tahu terlebih dahulu lapisan mana dari tear filmnya yang terganggu. Hal ini agar pengobatannya bisa lebih tepat sasaran. Karena air mata buatan ada yang digunakan untuk menggantikan lapisan akuos dan ada yang digunakan untuk menggantikan lapisan lipid. Bagi lansia wajib membawa air mata buatan karena keluhan terbesar dari mata kering diderita oleh lansia.

Suasana di tanah suci yang berdebu karena banyak pembangunan pun harus diwaspadai. Jika ada benda asing yang masuk ke mata seperti partikel debu, jangan mengucek mata, karena jika benda asing itu tajam akan akan menggores kornea. Untuk pertolongan sementara, dapat mencuci mata dengan air bersih dengan cara diguyur agar benda asingnya ikut terbawa air. Bila ternyata benda asing tidak keluar juga, minta pertolongan dokter untuk mengeluarkannya.

Reporter: Prima Restri
Redaktur: Johar Arief
http://www.jurnalhaji.com/2011/10/24/suhu-tinggi-dan-kelembaban-rendah-picu-mata-kering/

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s