Ada Jatah Angie dan Koster di Brankas Nazar

TEMPO.CO, Jakarta – Data pengeluaran keuangan perusahaan milik Muhammad Nazaruddin membuka aliran dana ke sejumlah politikus. Dua anggota Komisi Olahraga DPR, Angelina Sondakh dan I Wayan Koster, disebutkan pernah menerima uang sebagai imbalan ‘pengamanan’ anggaran proyek.

Dari catatan keuangan internal yang dibuat Wakil Direktur Keuangan Permai Grup Yulianis, yang salinannya diperoleh Tempo, dua politikus itu mendapat dana senilai US$ 500 ribu. Dengan kode pengajuan MK1/10/11/0602 pada 6 November 2010, tertulis keterangan: untuk Wayan Koster/AS (Angie) Komisi X.

Mendapat persetujuan pada hari itu juga, uang senilai US$ 500 ribu diserahkan kepada Wayan dan Angie. Wayan Koster adalah politikus Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan yang juga kolega Angelina di Komisi Olahraga. Dalam catatan Yulianis, duit itu dibukukan dengan kurs Rp 8.925 atau senilai Rp 4,465 miliar.(Baca:Brankas Mengalir Sampai Jauh)

Bukan untuk proyek Wisma Atlet, duit diberikan berhubungan dengan proyek di sejumlah universitas yang dilaksanakan pada 2011. Koster juga ditulis mendapat tambahan duit Rp 50 juta lewat Gerhana Sianipar, juga pegawai di Grup Permai, pada 18 Februari 2010 untuk pembangunan pura.

Sebulan kemudian, pada 3 Maret 2011, Koster dicantumkan menerima Rp 500 juta melalui pegawai Grup Permai bernama Dewi. Dalam catatan tersebut ditulis, »Komitmen Wayan Koster 2011”. Didatangi di ruangannya, lantai enam Gedung Nusantara I DPR, sepanjang Kamis-Jumat pekan lalu, Koster tak pernah ada. Surat permohonan wawancara Tempo yang ditinggal di kotak surat tak direspons. Sebelumnya, Koster membantah pernah menerima duit dari Grup Permai.

Angelina yang sudah ditetapkan menjadi tersangka belum bisa dimintai komentar. Tempo yang menyambangi kediaman di Jalan Raya Cilandak, tidak berhasil menemuinya. Walau sempat terlihat keluar dari mobil, ia tak menoleh sapaan Tempo. Tapi dia telah berulang kali membantah tudingan Rosa dan Nazaruddin. »Lillahii taala, saya tidak pernah menerima uang,” katanya.

Menjadi anggota Banggar di komisi yang membawahi Kementerian Pendidikan Nasional, Angelina dan Koster diduga menjadi perpanjangan tangan Nazaruddin mendapat proyek di kementerian tersebut. (Baca:Angie Ternyata Pemegang Kartu Bos Besar)

Baca Selengkapnya di Majalah Tempo Pekan ini

SETRI YASRA | ANTON SEPTIAN
http://m.tempo.co/2012/02/13/383532/

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s