Donor Darah

Apa yang dimaksud dengan donor darah ?

Donor darah adalah orang memberikan darah secara sukarela untuk maksud dan tujuan transfusi darah bagi orang lain yang membutuhkan. Semua orang dapat menjadi donor darah bila memenuhi persyaratan yang berlaku.

Syarat-syarat untuk menjadi donor darah :
– sehat jasmani dan rohani
– usia 17 – 60 th. Sampai 65 th masih dapat menyumbangkan darah dengan jarak penyumbangan 3 bulan sampai akhirnya berhenti atas pertimbangan dokter
– berat badan minimal 45 kg
– tekanan darah sistol antara 100-180 mmHg, tekanan darah diastol antara 70 – 100 mmHg
– kadar Hemoglobin (Hb) minimal 12.5 g%
– interval donor minimal 12 minggu atau 3 bulan sejak donor darah sebelumnya (maksimal 5x dalam 1 tahun)

Jangan menyumbangkan darah jika:
– mempunyai penyakit jantung dan paru
– menderita kanker
– menderita tekanan darah tinggi / hipertensi
– menderita kencing manis / diabetes mellitus
– memiliki kecenderungan perdarahan abnormal / kelainan darah lainnya
– menderita epilepsi dan sering kejang
– menderita / pernah menderita Hepatitis B atau Hepatitis C
– mengidap sifilis
– ketergantungan narkoba
– kecanduan minuman beralkohol
– mengidap atau beresiko tinggi terhadap HIV/AIDS
– dokter menyarankan untuk tidak menyumbangkan darah karena alasan kesehatan

Kapan harus menunda untuk menyumbangkan darah?
– sedang sakit demam / influenza, tunggu 1 minggu setelah sembuh
– setelah cabut gigi, tunggu 5 hari setelah sembuh
– setelah operasi kecil, tunggu 6 bulan kemudian
– setelah operasi besar, tunggu 12 bulan kemudian
– setelah menerima transfusi, tunggu 1 tahun kemudian
– setelah ditatto, ditindik, tusuk jarum, dan transplantasi, tunggu 1 tahun kemudian
– bila kontak erat dengan penderita hepatitis tunggu 12 bulan
– sedang hamil, tunggu 6 bulan setelah melahirkan
– sedang menyusui, tunggu 3 bulan setelah berhenti menyusui
– setelah sakit malaria, tunggu 3 tahun setelah bebas dari gejala malaria
– setelah berkunjung pulang dari daerah endemis malaria, tunggu 12 bulan kemudian
– bila tinggal di daerah endemis malaria selama 5 tahun berturut-turut, tunggu 3 tahun setelaa keluar dari daerah tersebut
– bila sakit thyfioid, tunggu 6 bulan setelah sembuh
– setelah vaksinasi, tunggu 8 minggu kemudian
– ada gejala alergi, tunggu 1 minggu setelah sembuh
– ada infeksi kulit pada daerah yang akan ditusuk, tunggu 1 minggu setelah sembuh

Panduan mendonorkan darah
– tidur minimal 4 jam sebelum donor
– makanlah 3-4 jam sebelum menyumbang darah. Jangan menyumbangkan darah dalam kondisi perut kosong
– minum lebih banyak dari biasanya pada hari mendonorkan darah, paling sedikit 3 gelas
– setelah donor beristirahatlah paling sedikit 10 menit sambil menikmati makanan donor, sebelum kembali beraktivitas
– kembali bekerja setelah donor tidak berbahaya untuk kesehatan
– untuk menghindari bengkak di lokasi bekas jarung, hindari mengangkat benda berat selama 12 jam
– banyak minum sampai 72 jam ke depan untuk mengembalikan sepenuhnya volume darah

Unit Transfusi Darah Daerah PMI DKI Jakarta
Jln. Kramat Raya No.47 Jakarta Pusat
021.3906666
021.3909259

– PMI cabang Jakarta Utara
Jln. Plumpang Semper No.54
021.43935630
021.43932296

– PMI cabang Jakarta Timur
Jln. I Gusti Ngurah Rai Klender
021.8611832

– PMI cabang Jakarta Pusat
Jln. Pecenongan No.82
021.3841474
021.3500572

– PMI cabang Jakarta Selatan
Jln. Raya Condet Pejaten Pasar Minggu
021.7981871

– PMI cabang Jakarta Barat
Jln. Kamal Raya No.11 Cengkareng
021.6193025

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s