Tak Nyaman, Enam Tim Nasdem Mundur

TULUNGAGUNG – Merasa tidak nyaman, sebanyak enam dari sembilan pengurus Tim Mandat Nasional Demokrat (Nasdem) Tulungagung, kemarin (31/1) memilih mengundurkan diri.

Pengunduran diri tersebut dilakukan di kediaman salah satu anggota Tim Mandat Nasdem Tulungagung, Nasihudin Alwi di Desa Moyoketen, Kecamatan Boyolangu, pukul 21.00.

Keenam personel yang secara tertulis menyatakan, mengundurkan diri adalah Masykur Kholil selaku koodinator, dibantu Nasihudin Alwi, Purnomo, Abrori, Wahid Nasirudin, dan Amaludin Syarif.

Sementara, tiga orang personel nasdem lainnya, seperti Janta Wiwaha, Zaki Fitri Widodo, dan Elly Virgowati memilih tetep melanjutkan nasdem. “Kami memilih mengundurkan diri dari Tim Mandat Nasdem Tulungagung, karena tidak merasa nyaman dengan keberadan nasdem itu sendiri,”kata Purnomo saat memberikan sambutan.

Menurut dia, pendekatan koordinator daerah (korda) wilayah Nasdem Jatim saat ini lebih bernuansa politik praktis daripada pendekatan penguatan kapasitas daerah.

Sedangkan keberadan nasdem sendiri dinilai tidak sesuai lagi dengan semangat awal sebagai organisasi masyarakat, namun lebih mengarah sebagai partai politik.

“Selain itu, semangat restorasi yang awalnya dibangun nasdem, ternyata belum didukung oleh sumberdaya yang memadai. Yakni, untuk menjamin keberlangsungan eksistensi organisasi,”katanya.

Ditambahkan Abrori, anggota Tim Mandat Nasdem Tulungagung lain, kesembilan orang personel itu mendapat mandat sebagai Tim Daerah Nasdem Tulungagung pada 10 Nopember 2010 lalu. Dalam surat mandat nomor B-50/PW-ND JTM/II/2010 itu menyebutkan, bahwa tim ini diminta untuk melakukan inventarisasi figur calon deklarator dan pe­ngurus Nasdem Tulungagung.

Berikutnya, mereka diminta untuk menyusun rancangan sementara komposisi dan personalia kepengurusan daerah periode 2010-2015, sekaligus melaksanakan kegiatan pendaftaran anggota Nasdem Tulungagung. Selain itu, juga melaksanakan pengukuhan serta pelantikan pengurus nasdem. “Awalnya, kami ingin melaksanakan hal ini, karena nasdem sebagai sebuah ormas. Namun dalam perkembangannya, ternyata nasdem mulai cen­derung ke arah politik praktis. Sehingga kami memilih untuk mengundurkan diri,”katanya.

Kendati sebanyak enam orang ini menyatakan mengundurkan diri, namun pihaknya memberikan kesempatan kepada semua pihak yang ingin melanjutkan gerbong nasdem di Tulungagung. “Silakan jika ingin bergabung. Bahkan, ketiga saudara kami memilih tetap di nasdem itu juga tidak masalah. Namun, untuk enam orang lainnya memilih mundur dari tim mandat nasdem,”jelas Abrori.

Sementara itu, secara terpisah, Janta Wiwaha mengaku cukup menghargai keputusan enam orang personel tim mandat untuk mengundurkan diri. “Itu adalah hak mereka, dan kami menghargai sikap itu. Namun, untuk kami lebih memilih tetep di nasdem. Saat ini kami memilih ikut Muskernas Nasdem di Jakarta bersama beberapa personel Tim Mandat Nasdem Tulungagung lainnya,”katanya.

Janta menambahkan, pihaknya belum terpikir untuk mengundurkan diri dari nasdem. “Untuk sementara kami masih di nasdem saja. Tapi, entah nanti jika nasdem ini memang benar menjadi partai politik,” pungkasnya. (tri/ris)
http://www.radartulungagung.co.id/dari-malaysia/5062-tak-nyaman-enam-tim-nasdem-mundur-.html

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s