Dani Sriyanto Tak Gentar Desak Anas Nonaktif

VIVAnews – Adalah Dani Sriyanto, Sekretaris Partai Demokrat Jawa Tengah yang satu-satunya berani menyuarakan agar Anas Urbaningrum nonaktif sebagai Ketua Umum Demokrat. Tujuan Dani, agar Anas Urbaningrum konsentrasi menuntaskan permasalahan dengan mantan Bendahara Umum Demokrat Muhammad Nazaruddin.

Atas desakan mengejutkan itu, Dani terancam teguran atau peringatan dari Demokrat. Tapi hingga kini, Dani tak juga mendapat peringatan dari DPP. Tapi Dani mengaku tak gentar dan tidak takut. Dirinya akan terus menyuarakan desakan agar Anas nonaktif sampai kasus Nazaruddin terbukti secara hukum.

“Saya yakin, entah besok atau lusa, itu pasti apa yang saya sampaikan ini akan dilihat sebagai suatu kebenaran,” kata Dani Sriyanto dalam perbincangan dengan VIVAnews.com, Senin 25 Juli 2011.

Menurut Dani, mungkin saat ini apa yang disampaikannya tidak dilihat sebagai suatu kebenaran. Tapi nanti, kata dia, ketika yang disampaikan ini terbukti benar secara hukum maka orang akan mengikuti dirinya. “Saya hanya ingin menyelamatkan citra partai,” kata Dani.

Dani mengaku tidak dalam kondisi khawatir karena terus mendesak Anas Urbaningrum untuk sementara nonaktif dari kursi tertinggi pengurus Demokrat. Dani mengingatkan para pengurus teras Demokrat jangan mempertaruhkan partai atas ‘badai’ Nazaruddin.

“Saya berharap, ketika mas Anas nonaktif sementara, bisa menyelesaikan perseteruan dengan Nazaruddin. Nanti publik akan melihat, kasus itu selesai bukan karena dilindungi Demokrat. Tapi memang ada fakta hukumnya,” kata politisi yang juga advokat ini.

Tapi, Dani menegaskan, tidak perlu ada Kongres Luar Biasa atau mekanisme lain, yang berujung pendongkelan Anas. Karena, saat ini Demokrat sudah memiliki kode etik yang bisa menuntaskan kasus-kasus kadernya.

Desakan Dani Sriyanto agar Anas untuk nonaktif itu disampaikan di arena Rapat Koordinasi Nasional Partai Demokrat di Sentul, Bogor. Wakil Ketua Umum Demokrat Johnny Allen Marbun mengatakan, Dani Sriyanto akan ditegur, meski tidak sampai dikenakan sanksi.

“Kan saya bilang, katakanlah punya tujuh anak. Dari tujuh ini kan ada yang suka protes-protes. Kami kasih tahulah, kami ingatkan. Tapi, kalau sampai tiga kali nggak berubah, ya ada mekanismenya,” kata Jhonny kemarin. “Peringatan lisan. Siapa tahu dia ada masalah.” (sj)
http://us.wap.vivanews.com/news/read/235550-dani-sriyanto-tak-gentar-desak-anas-nonaktif

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s