Marzuki Alie Dinilai Memancing di Air Keruh

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Rachmat Hidayat

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – Wakil Ketua Dewan Pembina Partai Demokrat Marzuki Alie diduga berusaha memancing di air keruh, memanfaatkan kisruh partai untuk mendongkel kepemimpinan Anas Urbaningrum dari kursi ketua umum. Hal ini dapat dilihat SMS yang dikirimkan Marzuki Alie ke SBY selaku Ketua Dewan Pembina Demokrat, kemudian beredar di kalangan wartawan.

Pengamat Politik Burhanuddin Muhtadi dari Lembaga Survei Indonesia (LSI) menyatakan SMS Marzuki seakan menunjukkan dirinya sedang memakai strategi ‘dua wajah’. Dengan maksud, di depan publik Rakornas yang akan segera dilaksanakan tak dipakai untuk mendorong KLB, namun di belakang layar gencar melakukan gerilya politik.

“Marzuki Alie ingin mengail di air keruh dengan memanfaatkan isu Nazaruddin. Kemudian, bentrokan, konflik antarkader partai terkait isu Nazarruddin dan Andi Nurpati,” kata Burhanuddin kepada wartawan, Sabtu (9/7/2011).

Dia menambahkan, SMS Marzuki Alie ke SBY tentu dengan maksud Marzuki ingin mencari simpati SBY. Marzuki ingin menekankan kisruh Demokrat akhir-akhir ini disebabkan oleh faksi Anas Urbaningrum dan faksi Andi Malarangeng.

“Ini perlu dicurigai. Kenapa Nazaruddin hanya menyerang ke arah Andi Malarangeng dan Anas. Saya tak tahu apa Marzuki di belakang dia, patut dipertanyakan kenapa tak satupun pernyataan Nazaruddin yang menghantam Marzuki? Semua patut curiga, apalagi Nazaruddin memang ketemu Marzuki terakhir kali sebelum berangkat ke Singapura melarikan diri,” urainya.

Dalam SMS-nya, Marzuki melaporkan dirinya yang mendapat banyak SMS tentang Ruhut Sitompul, Denny Kailimang, Amir Syamsuddin yang saling memojokan.

Marzuki dalam pesan singkatnya itu menyatakan manajemen PD kini sudah tak efektif. “Apapun perintah pimpinan DPP PD sudah tidak didengar dan adanya persoalan kepemimpinan. Selain itu, terjadi degradasi menuju kehancuran
partai akibat ulah kader yang juga diprovokasi media,” kata Marzuki.
Penulis : Rachmat Hidayat
Editor : Ade Mayasanto
http://m.tribunnews.com/2011/07/09/marzuki-alie-dinilai-memancing-di-air-keruh

Marzuki Alie Picu Konflik di Rakornas Demokrat

JAKARTA–MICOM: Pesan singkat (SMS) yang dilontarkan Wakil Ketua Dewan Pembina Partai Demokrat Marzuki Alie kepada Presiden Susilo Bambang Yudhoyono sebagai Ketua Dewan Pembina, menunjukkan secara telanjang konflik di internal Partai Demokrat.

Hal itu justru akan mempertajam konflik pada rapat koordinasi nasional (rakornas) Demokrat di Sentul pada 23 Juli mendatang. Itu dikemukakan Pangamat Politik dari Charta Politika Yunarto Wijaya ketika dihubungi, Minggu (10/7).

“Substansi (SMS) tidak ada masalah, karena ketika terjadi konflik, pemimpin tertinggi partai dalam hal ini SBY, harus turun tangan. Tapi dari aspek komunikasi politik, ini menunjukkan komunikasi yang buruk antara Dewan Pembina dan DPP,” ujarnya.

Semestinya, menurut Yunarto, akan lebih bijak bila masukan dari Marzuki disampaikan langsung kepada Anas Urbaningrum sebagai Ketua Umum Partai. Karena Anas punya otoritas secara manajemen. “Ketika langsung dilempar ke SBY seakan-akan garis koordinasi dan komunikasi antara Marzuki entah dengan Anas ataupun struktur DPP buruk,” imbuhnya.

Ia menambahkan, apa yang dilakukan Marzuki membuat masyarakat akhirnya berspekulasi bahwa yang dilakukannya lebih ke arah politis ketimbang pembenahan organisasi.

“Apalagi pascakongres belum berjalan seutuhnya. Ini blunder untuk Partai Demokrat, apalagi terbuka di publik secara telanjang, adanya pengakuan dari petinggi tentang konflik internal partai.” (OL-8)
http://m.mediaindonesia.com/index.php/read/2011/07/07/240675/284/1/Marzuki_Alie_Picu_Konflik_di_Rakornas_Demokrat

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s