Hak Menyatakan Pendapat Bisa Tanpa Partai Demokrat

Jakarta (ANTARA News) – Anggota DPR RI Bambang Soesatyo mengemukakan, kini hak penggunaan menyatakan pendapat (oleh anggota Dewan) dapat berjalan tanpa Partai Demokrat, Partai Amanat Nasional dan Partai Kebangkitan Bangsa.

“Itu sebagai konsekuensi dari dikabulkannya gugatan kami terhadap ketentuan hak menyatakan pendapat (yang semula harus diusulkan) 3/4 menjadi (hanya) 2/3, sebagaimana telah menjadi Putusan Mahkamah Konstitusi (MK),” ujarnya kepada ANTARA di Jakarta, Rabu.

Selain Bambang Soesatyo, gugatan itu juga diajukan oleh dua rekannya, yakni Akbar Faisal (Fraksi Partai Hanura) dan Lilly Wahid (adik Gus Dur, dari Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa).

“Keputusan MK mengabulkan permohonan penghapusan pasal 184 ayat (4) UU Nomor 27 Tahun 2009 yang mengatur kuorum 3/4 untuk mengajukan usul hak menyatakan pendapat, dan harus disetujui 3/4 anggota dewan yang hadir, sungguh tepat,” katanya.

Sebagaimana ditegaskan pihak MK dalam putusannya hari Rabu, ketentuan tentang jumlah minimal anggota yang mengajukan usul menyatakan pendapat, sebagaimana diatur pada pasal 184 ayat (4) Undang Undang Nomor 27 Tahun 2009 tersebut, diubah dari 3/4 menjadi hanya 2/3.

“Itulah hasil pengujian MK atas permohonan kami terhadap pasal yang dimaksud. Itu artinya, hak penggunaan menyatakan pendapat dapat berjalan tanpa Partai Demokrat, Partai Amanat Nasional dan Partai Kebangkitan Bangsa sekalipun,” ujarnya lagi.

Penuntasan Century Terbuka
Jika sudah begini, kata Bambang Soesatyo, ia optimistis penuntasn sejumlah kasus besar, termasuk `megaskandal Bank Century` bisa berlangsung.

“Tegasnya, itu juga berarti jalan untuk penuntasan kasus-kasus besar tersebut terbuka lebar tanpa tergantung pada KPK, Kepolisian dan Kejaksaan,” katanya.

Bambang Soesatyo mengatakan, situasi seperti sekarang ini merupakan pertama kali terjadi dalam peristiwa hukum `kita`.

“Yakni, anggota DPR RI yang melakukan gugatan memiliki `legal standing` di MK, di mana gugatan atas UU yang dibuat DPR RI dapat dikoreksi oleh anggota DPR RI lainnya,” katanya.

Karena itu, katanya, dirinya beserta Saudara Akbar Faisal dan Ibu Lilly Wahid sebagai Pemohon gugatan itu, tentu sangat menyambut baik putusan MK tersebut.

“Sekali lagi kami nyatakan, bahwa Keputusan MK mengabulkan permohonan penghapusan pasal 184 ayat (4) UU Nomor 27 Tahun 2009 yang mengatur kuorum 3/4 untuk mengajukan usul hak menyatakan pendapat, dan harus disetujui 3/4 anggota dewan yang hadir, sungguh tepat, sebab pasal 184 ayat (4) UU tersebut tidak sejalan dengan konstitusi dan mempersulit kewenangan konstitusional,” katanya.

“Pasal 184 ayat (4) UU ini jelas bertentangan dengan pasal 7b Undang Undang Dasar 1945. Padal pasal 7b UUD 1945 ayat (3) disebutkan usul menyatakan pendapat terkait usul perpohonan pemberhentian Presiden, cukup mendapat dukungan 2/3 dari jumlah anggota DPR RI dan disetujui sedikitnya 2/3 dari anggota DPR RI,” katanya.

Bambang Soesatyo lalu mempertanyakan, bahaimana mungkin UU yang jelas kedudukannya di bawah UUD bisa mendapat legitimiasi lebih kuat.

Merusak Tatanan Demokrasi
Bambang Soesatyo juga menyatakan, perbedaan jumlah kuorum ini pun bisa dianggap sebagai upaya untuk merusak tatanan kehidupan demokrasi. “Karena, seolah-olah dibuat untuk kepentingan kekuasaan,” katanya.

Makanya, dengan dikabulkannya gugatan mereka, artinya ke depan Presiden RI tidak boleh bermain-main dalam mengambil suatu keputusan.

“Sebab, hak penggunaan menyatakan pendapat di DPR RI dapat berjalan tanpa Partai Demokrat. PAN, dan PKB. Itu juga berarti, sebagaimana saya katakan sebelumnya, bahwa jalan untuk penuntasan kasus-kasus besar (Bank Century dll) terbuka lebar tanpa tergantung kepada KPK, Kepolisian dan Kejaksaan,” ujar Bambang Soesatyo, anggota Komisi III DPR RI dari Fraksi Partai Golkar. (*)
http://m.antaranews.com/berita/1294850459/hak-menyatakan-pendapat-bisa-tanpa-partai-demokrat

MK Kabulkan Gugatan, Jalan Kasus Century Terbuka Lebar⁠
Metrotvnews.com, Jakarta: Salah satu pemohon gugatan UU MPR/DPR/DPD dan DPRD terkait penghapusan Pasal 184 ayat 4, Bambang Soesatyo, menilai putusan Mahkamah Konstitusi sangat tepat. Ia melihat jalan buntu mengusut tuntas kasus Bank Century terbuka lebar.

“Sebab, hak penggunaan menyatakan pendapat di DPR dapat berjalan tanpa Demokrat, PAN dan PKB. Itu juga berarti jalan untuk penuntasan kasus Century terbuka lebar tanpa tergantung pada KPK, Kepolisian dan Kejaksaan,” kata Bambang kepada metrotvnews.com, Rabu (12/1) malam.

Keputusan MK menghapus syarat 3/4 dukungan suara DPR untuk mengajukan hak menyatakan pendapat membuat Bambang, Akbar Faisal dan Lily Wahid sebagai pemohon gugatan senang. Pasal 184 ayat 4 itu memang tidak sejalan dengan konstitusi dan mempersulit kewenangan konsitusional.

Pasal 184 ayat 4 UU No. 27 tahun 2009 jelas bertentangan dengan Pasal 7b UUD 1945. Pada Pasal 7b UUD 1945 ayat 3 disebutkan usul menyatakan pendapat terkait usul permohonan pemberhentian presiden cukup mendapat dukungan 2/3 dari jumlah anggota DPR dan disetujui sedikit 2/3 dari anggota DPR. Tapi, ujar Bambang, bagaimana mungkin UU yang jelas kedudukannya di bawah UUD bisa mendapat legitimasi yang lebih kuat.

“Perubahan jumlah kuorum yang ditentukan jauh lebih banyak dalam Pasal 184 ayat 4 UU No. 27 tahun 2009 juga merupakan bentuk perampasan atau pengurangan hak konstitusional DPR,” kata Bambang.

Akibatnya, DPR kemudian tidak bisa menjalankan fungsi check and balance terhadap kebijakan pemerintah. Perbedaan ini jumlah kuorum ini juga bisa dianggap sebagai upaya untuk merusak tatanan kehidupan demokrasi, karena seolah-olah dibuat untuk kepentingan kekuasaan.

“Dengan dikabulkannya gugatan kami, artinya ke depan Presiden tidak boleh bermain-main dalam mengambil suatu keputusan. Sebab, hak penggunaan menyatakan pendapat di DPR dapat berjalan tanpa Demokrat, PAN dan PKB,” ancam Bambang.(Andhini)
http://www.metrotvnews.com/mobile-site/text-detail.php?read=39372&tgl=2011-01-13

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s